BAB III
BAB III
METODE
PENELITIAN
A.
Jenis
dan Pendekatan Penelitian
Jenis penelitian
yang digunakan dalam penelitian ini adalah penilitian kuantitatif dengan
pendekatan deskriptif. Metode penelitian kuantitatif adalah cara memperoleh
pengetahuan atau permasalahan dimana data-data yang dikumpulkan berupa
rangkaian atau kumpulan angka-angka. Metode penelitian kuantitatif dapat
memberikan gambaran tentang populasi secara umum.[1]
Adapun deskriptif
adalah metode yang digunakan untuk meggambarkan atau mendeskripsikan suatu
objek penilitan.
B.
Tempat dan Waktu
1)
Penelitian
ini dilakukan di SMA Negeri 1 Kendari.
2)
Waktu
penelitian ini dilakukan pada tanggal Rabu 26 september – 3
Oktober 2018.
C.
Populasi dan Sampe
1. Populasi
Populasi adalah
seluruh data yang menjadi perhatian kita dalam suatu ruang lingkup dan waktu
yang tidak ditentukan. Sedangkan menurut sugiono, populasi adalah wilayah
generalisasi yang terdiri atas, objek/subjek yang mempunyai kualitas dan
karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan
kemudian ditarik kesimpulan.[2]
Berdasarkan
pendapat diatas maka dapat disimpulkan bahwa populasi yang dimaksud yaitu
peneliti bebas menentukan subjek/objek yang akan diteliti dan dipelajari, yang
kemudian dari penelitian tersebut ditarik kesimpulannya. Adapaun populasi yang
menjadi perhatian peneliti dalam penelitian ini adalah siswa(i) dari Kelas
X-XII di SMA Negeri 1 Kendari yang menjadi perhatian dalam kedisiplinan siswa.
2. Sampel
Sampel adalah
jumlah populasi yang hendak diambil, artinya sampel harus dapat mewakili
keseluruhan populasi.
Suharismi menyatakan bahwa dalam pengambilan
sampel yang apabila sampelnya kurang dari 100, lebih baik diambil semuanya
sehingga penelitiannya merupakan penelitian populasi. Selanjutnya jika jumlah
subjeknya besar maka dapat diambil 10%-15% atau 20%-25%.[3]
Dalam penelitian
ini untuk menentukan sampel peneliti menggunakan teknik slovin untuk memperoleh
sampel penelitian dengan rumus sebagai berikut :[4]
n
Ket : n =
Ukuran Sampel
N = Ukuran Populasi
e = Persen kelonggaran ketidak telitian karena
kesalahan pengambilan sampel yang masih dapat ditolerir atau diinginkan.
Besarnya
populasi yang diambil adalah sebanyak 1284 siswa(i) periode dengan tingkat kesalahan pengambilan sampel
sebesar 15 %, jadi jumlah sampel minimal yang dapat digunakan adalah :
n=
n=
n= 304
Dari data diatas diperoleh sampel
sebanyak 304 sampel. Mengacu dari pernyataan Suharismi yang menyatakan bahwa apabila
sampel kurang dari 100, lebih baik diambil semuany. Selanjutnya jika jumlahnya
besar maka dapat diambil 10%-15 atau 20%- 25%. Jadi, karena sampel yang
diperoleh lebih dari 100 maka peneliti mengambil 10% dari 304 sampel yang telah
diperoleh dengan menggunakan rumus:
꞊꞊
30,4
Jadi, dari data diatas diperoleh
populasi sebanyak 30 populasi.
D.
Teknik
Pengumpulan Data
Teknik
pengumpulan data yang diguakan dalam penelitian ini adalah :
1. Observasi
Observasi atau
pengamatan adalah pengumpulan data yang dilakukan melalui penelitian atau
pengamatan secara langsung terkait objek/subjek yang diamati. Melihat dan
terjun langsung ke lapangan apakah sesuai dengan fakta yang ada ataukan tidak.
Observasi awal
yang dilakukan peneliti adalah melihat langsung keadaan Lingkungan Sekolaah SMA
Negeri 1 Kendari
2. Wawancara
Wawancara
merupakan salah satu teknik pengumpulan dat yang paling sering digunakan dalam
penelitian, yang mana peneliti secara langsung menanyakan hal-hal terkait
dengan penelitiannya pada pihak-pihak yang bersangkutan atau biasa disebut
responden.
Wawancara juga
dapat dikatakan proses tanya jawab antara peneliti dan responden atau
narasumber.
3. Dokumentasi
Dalam penelitian
ini peneliti juga menggunakan teknik dokumentasi dimana dokumentasi ini
dijadikan sebagai bukti bahwasanya peneliti benar-benar melakukan penelitian,
dan juga memungkinkan untuk memperoleh informasi dari sumber tertulis maupun
dokumen lainnya.
4. Kuesioner
(angket)
Kuesioner
merupakan sekumpulan pertanyaan-pertanyaan yang di gunakan atau dilontarkan
untuk memperoleh informasi dari responden mengenai hal-hal yang ia ketahui atau
rasakan setelah menggunakan pelayanan atau responden sebagai konsumen dari
pelayanan.
Dalam kuesioner
memungkinkan peneliti dapat memperoleh informasi terkait masalah yang diteliti
dengan mempelajari sikap-sikap, perilaku, karakteristik, dan keyakinan beberapa
orang yang menjadi subjek/objek penelitian.
Dalam penelitian
ini peneliti menggunakan kuesioner (angket) untuk mengetahui pengaruh pengaruh
gaya kepemimpinan Terhadap Kedisiplinan Siswa..
E.
Teknik
Analisis Data
Teknik analisis
data yang digunakan penguji pada penelitian ini adalah teknik analisis data
kuantitatif, yaitu analisis yang digunakan untuk melihat pengaruh secara
signifikan variabel X dan variabel Y dengan menggunakan :
1. Analisis
Statistik Deskriptif
Statistik
deskriptif yairu menampilkan data yang
berisikan angka-angka yang kemudian
setelah memperoleh hasilnya lalu mendeskripsikannya dan menarik kesimpulan dari
angka-angka tersebut.
Adapun proses
persentasenya atau rumus yang dapat digunakan adlah sebagai berikut :
2. Persamaan
Regresi Linear Sederhana
Langkah ini digunakan untuk mengukur
tingkat kenaikan suatu variabel yaitu sebagai berikut :
Ket :
Y =
variabel terikat yang di proyeksikan
X =
variabel bebas yang mempunyai nilai tertentu untuk di prediksikan
a =
nilai konstan harga Y jika X = 0
b =
nilai arah sebagai penentu yang menunjukkan nilai peningkatan (+) atau penurunan (-) variabel Y.[5]
[1]Toto Syatori
Nasehudin, “Metodologi Penelitian :
Sebuah Pengantar”, (Cirebon, STAIN, 2008), h. 25.
[2]Sugiyono, “Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif,
dan R&D, Cet 7”, (Bandung, Alfabeta, 2009), h. 80.
[3]Suharsimi Arikunto, “Prosedur Penelitian Kuantitatif (Suatu Pendekatan Praktek)”, (Jakarta,
Rineka Cipta, 2010), h. 107.
[4]Syofian Siregar, “Statistika Deskriptif untuk Penelitian”,
(Jakarta, PT. RajaGrafindo, 2010), h. 149.
[5]Ety Nur Inah, “Statistik Pendidikan”, (Kendari, Istana
Profesional, 2006), h. 14.
Komentar
Posting Komentar